Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan apa yang ingin kamu baca :)

Tuesday, 19 November 2013

Jealousy oh jealousy

Untukku sehari sekali, dan untuknya dua kali sehari.
Bahkan mungkin untuk dia bisa lebih.
Semua yang aku takutkan menjadi nyata.
Ketika aku menginginkan intensitas,
dan yang aku dapat adalah permintaan kuantitas.

Tekan sekali sehari.
Andai aku bisa memilih,
aku ingin seperti dia.
Dipakai dua kali sehari, berkali- kali.

Keadaan yang nyaris selalu sama,
setiap kali aku, dia dan kamu bersama.
Kau biarkan dia menyentuh seluruh badanmu,
dan aku hanya bisa memuaskan diri dengan rambutmu.

Tanganmu terasa hangat, selalu membuatku tercekat.
Rambutmu halus dan banyak,
seringkali aku tersesat disana sampai nafasku sesak.

Dia selalu tersenyum bahagia,
setiap kali waktunya untuk menggerayangimu tiba.
Aku hanya bisa meringis sedih,
setiap kali aku tidak sengaja membuat matamu pedih.

Andai aku itu dia,
dan dia itu aku.
Tentu aku akan bisa merasa bangga setiap kali ibumu berkata,
"jangan lupa sabuni punggungmu juga ya, Nak."

Sampai hari itu datang,
aku akan selalu menanti,
hari dimana aku menjadi sabun dan bukan lagi shampo untukmu.

No comments:

Post a Comment