Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan apa yang ingin kamu baca :)

Monday, 16 September 2013

Namanya 'Anugrah'

aku tahu namamu dari ibuku, kamu adalah mahasiswa yang merangkap sebagai panitia PLPG  sertifikasi guru dan ibuku adalah pesertanya. sungguh rencana tuhan yang indah. namamu anugrah, A NU G RA H, ada rasa yang berlomba setiap kali ku eja nama-mu, rasa yang sulit ku jelaskan. entahlah, mungkin aku jatuh cinta pada-mu atau mungkin pada namam-mu saja. 
setiap pertemuan pasti ada perpisahan, yah cepat atau lambat ini pasti akan terjadi kepada setiap orang termasuk 'aku'. aku masih memikirkan mu hingga malam selarut ini, ini salahku membiarkan mu masuk ke cela hatiku melalui tatapan singkat.


3:31AM aku masih terjaga, terjaga dari lamunanku tentangmu, tentang kamu yang begitu singkat, tentang rasa penasaranku tentang mu, tentang senyum-mu yang begitu manis, tentang tatapan-mu yang begitu tajam, yaaah begitulah, aku begitu menyukaimu dalam rentan waktu yang begitu singkat; 7hari. ini mungkin terdengar konyol, yah tentu saja, bagaimana mungkin kusebut ini 'jatuh cinta' bisa saja ini hanya ketertarikan sesaat, atau mungkin ini hanya cinta lokasi, yang kebanyakan orang menyebut kisah seperti ini hanya sebuah cinta lokasi; ketika pertemuan di suatu lokasi itu telah usai perasaan yang hadirpun ikut usai, tapi ini tidak, ini nyata, ini terjadi tanpa proses yang di buat-buat, rasa ini tumbuh, ada, dan sangat nyata.


kalau bukan jatuh cinta mana mungkin aku bisa seperti ini, maksudku melihat mu dari kejauhan saja jantungku mampu berdetak tak berjeda. dan kau tahu, ini buruk untuk kesehatan jantungku. setiap mengingatmu aku bisa merasakan ada ribuan kupu-kupu yang beterbangan diperutku. aku suka melihatmu tersenyum, aku senang ketika melihat mu duduk diam di kursi biru panjang di depan lobi hotel. kau tahu, kau adalah salah satu pemandangan teduh yang tak ingin kulewatkan setiap kali menjenguk ibuku.


hari ini, ibuku sudah kembali kerumah. jadi tak ada alasan lagi bagiku untuk datang dan melihatmu yang super sibuk. dan lagi, tak ada perkenalan, tak ada perpisahan, tapi kamu mampu membuatku jatuh dan patah hati dalam rentan waktu yangat amat singkat;7hari. aku tahu rasa suka itu seperti layang-layang, jika ku lepaskan ia pasti akan terbang menjauh, tapi nyatanya susah, mungkin aku butuh proses untuk melepaskan perasaan yang kau beri dan membiarkannya terbang kesana-kemari layaknya layangan putus.


dan aku merindukan mu mulai hari ini, padahal sudah lama rinduku tak salah alamat, kini dia mulai lagi. hari ini, dan detik ini aku hanya bisa berharap kian hari bentuk wajah dan namamu kian samar menyatu dengan latar awan dan tawa. karna tak ada lagi yang bisa kuharapkan selain itu, menemuimu, mengajak mu berkenalan sungguh bukanlah suatu perkara yang mudah.




By: @Fachriannah


No comments:

Post a Comment