Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan apa yang ingin kamu baca :)

Friday, 9 August 2013

selamat idul fitri, kamu yang masih tanpa nama :')

aku mematung di tempat pertama kali kita bertemu, aku mematung dengan mata yang terus mencari sosokmu di antara ribuan manusia yang berlalu lalang dengan wajah gembira di hari raya idul fitri kemarin. aku masih ingat dengan jelas detail wajahmu dalam rentan waktu satu tahun. aku masih ingat rambutmu yang hitam dan keriting, sorot matamu yang tajam, kulitmu yang putih bersih, bibirmu yang merah, dan hidung mu yang begitu mancung, sukses mencuri perhatian ku. sungguh sempurnanya sosokmu di mataku, betapa sempurnanya kamu, karya tuhan yang maha agung.


satu tahun sudah berlalu sejak pertama kali aku melihatmu. kala itu, kamu tersenyum ke arah ku, mata kita bertatapan, dunia serasa berhenti berputar, jantung ku berdetak 2x lebih cepat dari biasanya. tak ada perkenalan, hanya ada tatapan, senyuman dan kalimat "sajadah kamu tadi jatuh". kemudian kamu berlalu pergi bersama segerombolan teman atau mungkin mereka adalah keluargamu dan tertawa lepas bersama mereka. memang tak ada yang bisa ku lakukan kala itu selain diam-diam menatapmu dari kejauhan, menatap punggung mu yang kian lama kian mengecil seiring langkahmu.


aku menulis tentang mu, entah karena aku merindukanmu, atau karena aku masih saja berharap pertemuan kita akan terulang. tapi hey, bagaimana bisa kusebut ini 'rindu' sedangkan namamu saja aku tak tahu. aku tak tahu kamu berada dimana, bagaimana wujud mu sekarang dan apa kamu masih mengingatku. entahlah, perasaan ini memang aneh, bahkan benar-benar aneh.. mungkin hanya aku wanita aneh yang menyimpan perasaan suka, bahkan rindu pada pria yang ia temui hanya sekali, secara tidak sengaja dan tanpa perkenalan.


kemarin bahkan aku berharap tuhan membuat rencana agar kita bertemu di tempat yang sama dengan  moment yang sama seperti tahun lalu, tapi sayang harapku terlalu jauh.. mungkin saja kamu sholat ied di tempat lain, atau mungkin saja kamu sudah tidak di kota ini. tapi aku selalu percaya takdir. kalau tuhan menakdirkan kita bertemu lagi, meski bukan di tempat yang sama kita pasti bisa bertemu lagi, karena bagi tuhan tak ada yang mustahil, termasuk pertemuan kita selanjutnya. dan aku berharap kau masih mengingatku; wanita yang kamu kejar dengan tergesa-gesa karena sajadah nya jatuh.


kalau kamu membaca ini, kemudian mengingatku, mungkin kamu akan tertawa sekencang-kencangnya ketika mengetahui ada wanita aneh yang masih mengharapkan pertemuannya deganmu terjadi kembali. tapi yah, mana mungkin kamu akan membaca tulisan ini, kamu saja tak tahu namaku siapa. hahahaaa bodoh yah, iya aku juga merasa bodoh menunggu mu sosok yang tidak pasti, dan tidak pernah memberikanku kepastian.


sudah satu tahun pertemuan kita berlalu, sejak lebaran setahun yang lalu. apa yang kamu do'a kan pada tuhan di hari raya kemarin?. kalau aku sudah jelas selain mendo'a kan orang tuaku, aku menyelipkan harap bertemu dengan mu di setiap do'a. di hari raya kemarin, aku berharap kamu makin bersinar dengan gaya mu yang sederhana namun sukses menghipnotisku. 


selamat idul fitri kamu, yang masih tanpa nama, minal aidin wal faidzin yah, mohon maaf lahir dan batin, walaupun aku tidak merasa punya salah apapun ke kamu. atau begini saja; anggap saja merindukan dan menyukai mu adalah sebuah kesalahan, supaya aku punya salah, dan kamu punya alasan untuk memaafkanku :)



 jika kamu mengingatku, temui aku di tempat yang sama di lebaran selanjutnya yah :)

No comments:

Post a Comment