Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan apa yang ingin kamu baca :)

Thursday, 13 June 2013

tolong peka dan jangan buat aku bingung

sampai saat ini aku masih bingung mengapa kebodohan ini makin berlapis dan berlipat ganda. sampai saat inipun aku masih saja bingung apakah ini yang dikatakan jatuh cinta tak selamanya indah? yah mungkin saja, jika tidak, mungkin saat ini aku sedang sibuk menikmati ribuan kupu-kupu yang beterbangan diperut bukan sibuk mengobati luka menganga yang ku buat sendiri, luka hati yang ku obati dengan susah payah; sendirian.

mencintaimu tak semudah mencuri pandang ke arahmu, menelusuri sosokmu lebih jauh dalam diam ternyata tak seindah menatap wajahmu diam-diam. tak pernah terfikirkan olehku bahwa mencintaimu akan berakibat luka. kau tahu, betapa sakitnya jadi aku ketika mengetahui kau tipe pria yang murah kepada banyak wanita, ketika mengetahui ada banyak wanita yang mengejarmu, dan aku hanyalah sebagian kecil dari mereka yang mengagumi pesonamu.


sungguh sangat sulit rasanya menghilangkan perasaan suka kepada orang yang kita kagumi selama 10bulan. tidak ada perkenalan, tidak ada sapaan, bahkan senyumpun tidak, dan rasaku tetap sama seperti pertama kali melihatmu, kala itu aku adalah mahasiswi baru dan kamu adalah senior yang sibuk membagikan kuisioner. sejak saat itu, entah kenapa perasaan ini tumbuh cepat, lebih cepat dari yang ku kira.


melihatmu mengejar dan di kejar oleh banyak wanita, sama saja menyakiti hati sendiri. menyakiti hati  tanpa memperdulikan luka didalamnya luka yang kian hari kian menganga. rasaku tetap sama. aku sering melihatmu bermesraan dengan banyak wanita didunia maya, kau ternyata begitu populer tapi itu siksaan bagiku. mungkin kau memang tak ingin tahu kalau hanya aku wanita bodoh yang rela menyakiti hatinya demi memperjuangkan sesuatu yang sebenarnya aku sendiripun tidak tahu, apakah perasaan ini benar-benar pantas untuk di perjuangkan.


aku jatuh cinta padamu setiap hari, dan kamu jatuh cinta pada banyak wanita setiap hari; terlihat sama, sama-sama jatuh cinta. bedanya, aku mencintaimu satu. seandainya hati ini bisa kau lihat, fikiran ini bisa kau baca, apakah hati mu yang beku akan segera mencair?..
Bisakah kau menjadi pria yang sedikit lebih perasa? aku lelah memandangimu secara diam-diam, menatap pundakmu dari belakang, melihatmu tertawa dari kejauhan; tanpa sepengetahuanmu. ini sakit, ini sulit, ini sungguh menyiksa.


setiap hari aku sibuk menyusun serpihan-serpihan hati yang pecah, mencoba memasang kepingan-kepingan puzzle yang berhamburan akibat kebodohan ku buat sendiri.
ku sebut ini pengorbanan, kau tahu, ini tidak mudah, karena hanya aku wanita bodoh yang rela meluangkan waktu istirahat dan waktu belajarnya hanya untuk menjadi stalker tetapmu. hanya aku!..
ini memang aneh, sejak awal sebenarnya aku sudah bisa menebak menjatuh kan hati itu tak semudah menjatuhkan buah mangga milik tetangga.


sudahlah ku biarkan rasa ini mengambang tanpa kejelasan, ku biarkan luka ini menganga dan mengering dengan sendirinya, toh meski berjuang sekeras apapun, kau juga tak akan peka, karena aku tahu ada banyak wanita di sekelilingmu, kau tak akan pernah merasa sendirian kau tak akan pernah membutuhkanku. ku ikhlaskan kau mencintai wanita lain, karena kau tak akan memperhatikan satu 'aku' yang namanyapun mungkin kau belum tahu.




By: @fahriannah

No comments:

Post a Comment