Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan apa yang ingin kamu baca :)

Saturday, 15 June 2013

keyakinan

keyakinan agamamu; "apa yang dipersatukan tuhan tidak dapat dipisahkan oleh manusia" dan seringkali kau sebut itulah takdir. aku ingat kamu pernah bilang begini "terkadang banyak yang beranggapan kalau pertemuan itu hanyalah suatu kebetulan semata.. ada yang bertemu, saling suka lalu jatuh cinta, ada juga yang bertemu saling benci kemudian jatuh cinta. tapi bagaimana dengan pertemuan kita ini yang terjadi secara berkali-kali dan tanpa disengaja, apakah pertemuan kita ini masih bisa disebut sebagai suatu kebetulan? bisakah kau jelaskan pertemuan kita ini pertemuan jenis apa?"

"pertemuan kita adalah pertemuan yang sengaja dirancang oleh tuhan dengan rapi agar kita tahu arti kata cinta, air mata, perpisahan dan perbedaan" menurutku itulah jawaban yang paling tepat atas pertanyaanmu.
Sakit, memang sakit rasanya ketika menyadari perjuangan kita sia-sia.. hanya karna perbedaan. bagi kita bhinneka tunggal ika itu sudah tidak ada lagi maknanya, apa gunanya bhineka tunggal ika kalau nyatanya kita tidak akan pernah jadi satu.



banyak yang beranggapan kalau hubungan kita hanyalah hubungan remaja yang sibuk dengan kata jauh cinta yang cuma sesaat. tapi lihatlah.. kita berjuang untuk mematahkan asumsi mereka tentang kita.. tapi apa masih bisa berjuang, kalau semuanya tampak jelas terlihat beda, ketika pasangan muda lain sibuk bercumbu tanpa ingat rasa takut pada tuhan, kita sibuk berdoa bersama walaupun di tempat yang berbeda dengan bahasa yang berbeda kita sama-sama menangis menyebut nama tuhan dengan sebutan yang berbeda, kita berdoa walaupun semuanya akan sia-sia.



lihatlah sayang, lihatlah, kalungmu salib!!! tapi apakah tasbih dan salib tidak bisa disatukan???.. tuhanku sayang, maafkan jika ini terlihat lancang.. sungguh aku tidak sedang mencoba untuk mengkhianatimu.. aku menangis disetiap sujud, menyebut nama tuhan dalam tangisku, meyakinkan diri apakah kita bisa menyatu sedangkan perbedaan nampak jelas di hadapan tuhan.


Al-qur'an di tanganku, al-kitab di tanganmu, kita sama-sama mengucap doa yang sama dalam diam dengan bahasa yang berbeda. tasbih ku genggam erat, rasario terselip jelas di antara jemarimu; kita beda!. Aku bersujud, kau melipat tangan, apakah ini terlihat sama?. tuhan, apakah untuk jatuh cinta kami harus melawan arus? tuhan ku sayang, berkatalah apapun, apa saja tentang perbedaan agama, beritahu aku melalui mimpi, berkatalah apapun, kuatkan keyakinanku bahwa semua firman mu adalah benar termasuk perbedaan agama.



"untuk mu tuhan, Apakah aku akan masuk neraka karena mencintai dia yang berbeda? beritahu aku agar jalanku lurus sesuai firman-mu yang suci"





By: @Fahriannah

No comments:

Post a Comment